Jumat, 22 Mei 2015

[Lirik + Translate] AKB48 - Kimi ga Oshietekureta (Kau Dulu Bilang Padaku)


Romaji

kimi ga oshiete kureta ne
fuyu no yozora ni kagayaku
are ga ORIONza da yo to
futari ga wakareta ano hi

donna kao shite
sayonara wo itta no darou
iki no shirosa ga
setsunakute tada dakishimeta

So long!
hodoukyou de
Miss you!
betsu no kaidan e
So long!
senaka mukete
shiawase wo shinjite...

kimi ga oshiete kureta ne
nani mo kawaranai kimochi
sukoshi no aida hohoemi
saigo ni te wo furi
urunda hitomi ni
namida wa hoshi no tsuranari
ano ORIONza mitai ni
futari wa eien ni naru

sotto tsubuyaku
warui no wa boku no hou sa
ai no chikasa ni
kidzukanu mama surechigattanda

So sad!
shita wo hashiru
Love you!
TAKUSHII no you ni
So sad!
toki wa nagare
wasureteta ashimoto

kimi wa yurushite kureta ne
boku ga eranda mirai wo...
sore ga ayamachi da to shite mo
damatte unazuku
kokoro no yozora ga
sotto furikaerinagara
ano ORIONza mitai ni
kirameki boku wo mite iru

kimi ga oshiete kureta ne
nani mo kawaranai kimochi
sukoshi no aida hohoemi
saigo ni te wo furi
urunda hitomi ni
namida wa hoshi no tsuranari
ano ORIONza mitai ni
futari wa eien ni naru


Indonesia

Kimi ga Oshietekureta (Kau Dulu Bilang Padaku)
Title & Lyric Translation by : Ibnu Ibadurahman

Dirimu dulu bilang kepadaku,
Dengan itu, Orion konstelasi
Bersinar di sepanjang langit malam,
Kita berdua ucapkan selamat tinggal

Ekspresi wajahmu pun,
Tampak untuk katakan, Selamat tinggal
Helaan napasmu,
Tanpa rasa sakit, kau hanya memelukku

(So long!)
Orang melintasi
(Miss you!)
Di jembatan penyebrangan
(So long!)
Putar kembali dan,
Percaya kebahagiaan

Dirimu dulu bilang kepadaku,
Perasaan ini tidak berubah
Walau sedikit dirimu tersenyum,
Akhirnya kau melambaikan tangan

Dalam tatapan yang sedih,
Air mataku seperti bintang-bintang
Bagai Orion konstelasi itu
Kita berdua akan menjadi abadi

Bicaramu yang lembut,
Yang buruk itu adalah diriku
Cinta yang sangat dekat
Tanpa menyadari, kitapun berpapasan

(So sad!)
Berjalan menunduk
(Love you!)
Seperti mengejar taksi
(So sad!)
Waktu yang mengalir
Dan melupakan kaki kita

Dirimu dulu memaafkan aku,
Untuk masa depan yang aku pilih
Bahkan jika itu adalah kesalahan,
Kau diam dan hanya mengangguk
Hatiku di langit malam,
Lembut seperti terlihat kembali
Seperti Orion konstelasi itu
Kau akan temukan diriku sedang bersinar

Dirimu dulu bilang kepadaku,
Perasaan ini tidak berubah
Walau sedikit dirimu tersenyum,
Akhirnya kau melambaikan tangan

Dalam tatapan yang sedih,
Air mataku seperti bintang-bintang
Bagai Orion konstelasi itu
Kita berdua akan menjadi abadi


0 komentar:

Posting Komentar